{"id":747,"date":"2021-12-28T22:22:51","date_gmt":"2021-12-28T15:22:51","guid":{"rendered":"https:\/\/fenanza.id\/?p=747"},"modified":"2021-12-28T22:23:58","modified_gmt":"2021-12-28T15:23:58","slug":"cara-mencegah-dan-mengatasi-mycotoxin-pada-babi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/cara-mencegah-dan-mengatasi-mycotoxin-pada-babi\/","title":{"rendered":"Cara Mencegah dan Mengatasi Mycotoxin Pada Babi"},"content":{"rendered":"<style><\/style>\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"747\" class=\"elementor elementor-747\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-9cd9b96 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"9cd9b96\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-b877bcf\" data-id=\"b877bcf\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a7a98bd elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"a7a98bd\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><strong>RUBRIK KONSULTASI TROBOS<\/strong><\/p><p><strong><em>Sutrisno \u2013 Peternak babi asal Jawa Tengah<\/em><\/strong><\/p><p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <em>Senang sekali dapat kembali menghubungi bapak lewat rubrik dialog ini, dimana sebenarnya saya adalah pelanggan setia majalah TROBOS Livestock yang selalu membaca rubrik yang bapak tulis sejak 2004 hingga 2012, dan merasakan banyak manfaatnya untuk peternakan saya. Begini pak, saya Sutrisno peternak babi di daerah Jawa Tengah, akhir-akhir ini babi dikandang terutama setelah disapih hingga pada fase finisher siap potong sering sekali mencret dan lemas tiba-tiba, yang akhirnya menyebabkan babi cepat mati walaupun kelihatannya gemuk. Setelah di analisis jeroannya, hampir semua hati babi yang mati tersebut pucat dan rapuh. Hasil berdiskusi dengan sesama peternak babi dan para ahli yang saya temui bahwa kemungkinan besar babi-babi tersebut mati akibat infeksi mikotoksin (Mycotoxin). Saya ingin tanyakan, apa itu Mycotoxin dan bagaimana cara mencegah atau mengobatinya? Terimakasih atas jawabannya.<\/em><\/p><p><strong><em>Jawaban<\/em><\/strong><\/p><p>Terimakasih atas kesetiaan bapak mengikuti rubrik ini, semoga selanjutnya kita bisa berkomunikasi secara rutin mencari tahu hal-hal yang dapat mengembangkan peternakan babi khususnya.<\/p><p><em>Mycotoxin<\/em>\u00a0berasal dari kata\u00a0<em>Myco<\/em>\u00a0yang artinya jamur\/ kapang\u00a0dan\u00a0<em>Toxin\u00a0<\/em>berarti racun. Jadi\u00a0<em>Mycotoxin<\/em>\u00a0dapat didefinisikan secara\u00a0sederhana sebagai racun yang dihasilkan jamur\/ kapang. Namun pertanyaannya\u00a0apakah semua jamur itu menghasilkan\u00a0<em>toxin<\/em>? Tentu hal\u00a0ini tidak, contohnya jamur yang sering kita makan tidak menghasilkan\u00a0racun. Namun untuk jamur-jamur tertentu seperti\u00a0<em>Aspergillus flavus<\/em>\u00a0merupakan jamur yang menghasilkan mikotoksin yang\u00a0sangat berbahaya dan disebut<em>\u00a0aflatoxin<\/em>. Hampir semua\u00a0produk pertanian dapat mengandung aflatoxin meskipun\u00a0biasanya masih pada kadar toleransi.<\/p><p>Jamur atau kapang ini biasanya tumbuh pada penyimpanan biji-bijian atau bahan baku pakan yang tidak memperhatikan faktor kelembaban (min 7 %) dan bertemperatur tinggi, dimana daerah tropis merupakan tempat berkembang biaknya jamur atau kapang yang paling ideal. Perlu diketahui bahwa\u00a0<em>mycotoxin<\/em>\u00a0tidak bisa\u00a0dibunuh walaupun dengan menggunakan temperatur\u00a0tinggi sekalipun. Karena itu, yang bisa dilakukan adalah\u00a0dengan melakukan pencegahan atau mengikat mycotoxin\u00a0yang telah berada dalam bahan baku pakan ternak.\u00a0<\/p><p>Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak sekali penelitian yang dilakukan para ilmuwan untuk mencegah menyebarnya dampak negatif dari mycotoxin ini. Salah satu perusahaan Jerman yang terus melakukan penelitian yaitu EW NUTRITION yang telah berhasil mengeluarkan produk untuk mengikat mycotoxin yaitu MASTERSORB. Produk ini merupakan mycotoxin binder (pengikat mikotoksin) generasi terbaru yang telah dilengkapi dengan senyawa aktif yang berperan sebagai\u00a0<em>hepatoprotector<\/em>\u00a0( melindungi kerapuhan\u00a0hati akibat serangan mycotoxin).\u00a0<\/p><p>\u201cSpesifik Bentonite\u201d yang terkandung di dalam MASTERSORB\u00a0sangat efektif mengikat mycotoxin terutama jenis<em>\u00a0aflatoxin<\/em>. Sedangkan\u00a0<em>B-D Glucan<\/em>\u00a0yaitu ekstrak dari dinding yeast\u00a0<em>Saccharomyces cereviceae<\/em>\u00a0dengan ikatan van der walls-nya dapat mengikat berbagai jenis\u00a0<em>mycotoxin<\/em>\u00a0lebih spesifik seperti\u00a0<em>Zearalenone, Fumonisin, T2 toxin<\/em>\u00a0dan\u00a0masih banyak lagi mycotoxin yang berbahaya lainnya.<\/p><p>Kandungan spesifik yang membedakan dari produk lain yaitu adanya Sylimarin yang dikandung MASTERSORB, dimana sylimarin merupakan ekstrak dari milk thirstle yaitu senyawa aktif sebagai sumber antioksidan yang dapat merangsang regenerasi sel pada organ hati sehingga lebih sehat dan mampu mendetoksikasi racun mycotoxin lebih<\/p><p>optimal walaupun hanya dengan dosis pencegahan 0.5\u00a0kg per ton pakan. Jadi gunakanlah selalu mycotoxin\u00a0binder MASTERSORB dalam semua fase pakan agar\u00a0terhindar dari kerugian akibat kematian babi yang\u00a0terinfeksi mycotoxin.<\/p><p>Demikian yang dapat kami jelaskan, jika ada hal lain yang ingin ditanyakan lebih lanjut, harap dapat menghubungi kami lewat rubrik ini. Selamat mencoba pak, semoga sukses.\u00a0<strong>TROBOS\/Adv<\/strong><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RUBRIK KONSULTASI TROBOS Sutrisno \u2013 Peternak babi asal Jawa Tengah \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Senang sekali dapat kembali menghubungi bapak lewat rubrik dialog ini, dimana sebenarnya saya adalah pelanggan setia majalah TROBOS Livestock yang selalu membaca rubrik yang bapak tulis sejak 2004 hingga 2012, dan merasakan banyak manfaatnya untuk peternakan saya. Begini pak, saya Sutrisno peternak babi di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":750,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-747","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-dialog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=747"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/747\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/750"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fenanza.id\/id_id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}